Senin, 14 Desember 2015

PENYULUHAN UP2K

PELATIHAN PEMBUATAN SASIRANGAN PADA KELOMPOK USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA (UP2K)
DI KABUPATEN TAPIN

TANGGAL : 17 S/D 21 NOPEMBER 2015


DASAR PELAKSANAAN
1. DPA-SKPD Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tapin Tahun 2015 pada Anggaran Biaya Tambahan (ABT).
2. Undangan Kepala Dinas Prindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tanggal    Nopember 2015

IMAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN.

MAKSUD .
a)  Memberikan keterampilan kepada anggota kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Kabupaten Tapin khusus dalam pembuatan kain sasirangan.        
b)    Bagian dari kegiatan Tim Pokja II Tim penggerak PKK Kabupaten Tapin dimana Disperindagkop dan UKM Kabupaten Tapin ada didalamnya.

TUJUAN.
1.    Untuk meningkatkan sumberdaya ekonomi keluarga dengan membuat kain sasirngan          dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga.

2.    Melestarikan kain sasirangan sebagai warisan budaya khas banjar.
3.  Agar Kabupaten Tapin memiliki produk kasin sasirangan yang bercorak khusus dan dikenal luas dimasyarakat..

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

 Jenis, Tempat dan Peserta Kegiatan
a    Jenis Kegiatan
  Adapun Jenis kegiatan yang dilaksanakan ini adalah Penyuluhan UP2K berupa Pelatihan/Bimbingan Teknis Pembuatan Kain Sasirangan pada Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Kabupaten Tapin
b.   Waktu dan Tempat KegiatanKegiatan ini dilaksanakan di Gedung PKK Kabupaten Tapin selama 5 (lima) hari yaitu pada tanggal 17 s/d 21 Nopember 2015.
c.   Metode Kegiatan
1.   Teori (10%)
2     Praktik (90%)

Peserta Kegiatan
Kegiatan pelatihan ini diikuti peserta dari Kelompok Pengrajin Sasirangan dari Desa Timbaan serta perwakilan dari 12 kecamatan yang ada di kabupatenTapin dengan jumlah peserta keseluruhan berjumlah 40 orang.

Pelatih/Narasumber
Pelatih/Narasumber kegiatan ini berasal dari RUMAH SASIRANGAN dari Banjarmasin.

Sumber Dana
Kegiatan ini laksanakan ini menggunakan dana yang berasal dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tapin Tahun Anggaran 2015.

JALANNYA KEGIATAN
Ø  Pembukaan dilakukan oleh Ketua II Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin yang dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan.  Kegiatan hari pertama diisi dengan teori, dimana pada sesi ini peserta dikenalkan dengan bahan dan peralatan dalam pembuatan kain sasurangan, pembuatan motif dasar dalam pembuatan pola serta teknis jelujur.  Pada kegiatan hari pertama ini semua peserta berhasil membuat pola dan menyelesaikan menjelujur meskipun penyelesaiannya dirumah masing-masing.
Ø  Pada hari kedua barulah dimulai dengan teknik pencampuran warna dan perendaman untuk menghasilkan kombinasi warna yang sesuai dengan pola yang dibuat.  Teknik pewarnaan ini dilakukan secara verulang-ulang sehingga untuk menyelesaikan praktik untuk 40 orang peserta diperlukan 2 hari.
Ø  Pada hari keempat barulah selesai semua pekerjaan pembuatan kain sasirangan oleh 40 orang peserta.
Ø  Hari kelima diadakan penutupan oleh ibu ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin yang dilanjutkan dengan peninjauan terhadap semua kain sasirangan hasil Praktik Peserta

KESIMPULAN
1.         Pelaksanaan Pelatuhan pembuatan kain sasiringan dengan peserta berjumlah 40 orang telah berhasil dilaksanakan tepat waktu yaitu 4 hari pelaksanaan praktik dan menghasilkan kain sebanyak 40 lembar.
2.    Dari pendapat Tim Pelatih dari RUMAH SASIRANGAN Banjarmasin, semua peserta dinyatakan berhasil mengikuti kegiatan dengan baik
3.      Dari pendapat ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin bahwa hasil pelatihan semua motif dan warna sudah sangat berhasil dan layak dipasarkan.
4.       Masih ada permintaan anggota agar kegiatan yang seperti agar rutin diadakan dengan peserta dari kelompok yang berbeda agar terjadi pemerataan kesempatan mendapat keterampilam.

SARAN DAN REKOMENDASI
1.    Perlu dipikirkan bersama agar kegiatan ini dapat berkembang dan menjadikan usaha rumah tangga bagi setiap peserta
2.      Kepada pihak Disperindagkop dan UKM Kabupaten Tapin agar mengkoor dinasikan apa yang menjadi keinginan peserta dalam mengembangan usaha yang akan dirintisnya.

Demikian laporan panita pelaksana ini kami sampaikan sebagai bahan pertanggung jawaban dalam melaksanakan sebuah kegiatan













Selasa, 08 Desember 2015

PELAKSANAAN PEMERINGKATAN KOPERASI TAHUN 2015

Alhamdulillah hari ini, Rabu, 8 Desember 2015 baru diselesaikan kegiatan pemeringkatan terhadap 3 buah koperasi di Kabupaten Tapin yaitu 1. KPRI Medika, 2. KPRI Bina Niaga dan 3. Kopwan Harapan Ibu oleh Lembaga Pengembangan Perkoperasian dan Usaha Kecil Menengah (LP2UKM) yang dipimpin oleh Bapak Tommy Koesasih, SH.  Dalam pelaksanan pemeringkatan yang dilaksanakan selama 4 hari ini langsung diturunkan 2 org petugas LP2UKM yaitu Bapak H.Asaman dan Bapak Mugeni.

Mudah-mudahan Kabupaten Tapin akan menghasilkan koperasi yang betul-betul berkualitas.....firnadi.

Senin, 13 Juli 2015

BUPATI TAPIN MENDAPATKAN PENGHARGAAN JASA BAKTI KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL DARI MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA






Selasa, 14 Juli 2015. Penghargaan Jasa Bakti Koperasi yang diterima Bapak Drs. H. Arifin Arpan, MM  pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Tingkat Nasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur oleh Menteri Koperasi dan UKM pada tanggal 12 Juli 2015 ini merupakan penghargaan yang tertinggi kepada pimpinan ataupun tokoh masyarakat yang peduli terhadap pembinaan dan pengembangan koperasi diwilayahnya. 

Penghargaan ini diberikan atas dasar pertimbangan sebagai berikut :

Sebelum menjabat sebagai Bupati Tapin untuk masa bakti tahun 2013 s/d tahun 2018 yang telah dilantik pada tanggal 19-02-2013. Bapak Drs. H. Arifin Arpan, MM merupakan sosok yang telah lama aktif dalam bidang Perkoperasian di Kabupaten Tapin.   Hal ini dapat dilihat dari keterlibatan beliau dalam bidang Koperasi ini antara lain :

Beliau merupakan anggota koperasi aktif pada Koperasi Unit Desa (KUD) Ikhlas Membangun semenjak tahun 1999 disamping kegiatan beliau lain yang sangat banyak.

  1. Karena peran dan sumbangsih beliau terhadap perkembangan KUD Ikhlas Membangun, maka pada tahun 2005 dalam forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi beliau terpilih sebagai Ketua KUD Ikhlas Membangun untuk masa bakti tahun 2005 s/d 2007, tahun 2007 s/d 2010, dan tahun 2010 s/d 2013.
  2. Membangun jaringan usaha dari KUD Ikhlas Membangun khususnya sektor usaha pertambangan yang dikelola Koperasi mampu memberikan sumbangsih kepada kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat disekitar.
  3. Selain itu, beliau masih menjadi panutan bagi gerakan Koperasi di Kabupaten yang dibuktikan dengan keterlibatan beliau sebagai Dewan Penasehat pada Kepengurusan Dekopinda Kabupaten Tapin Periode 2010 -2015
Atas pertimbangan tersebut diatas, beliau diusulkan untuk mendapatkan Penghargaan Jasa Bakti Koperasi untuk Tahun 2015 dan telah mendapatkan dukungan dari Kadin Kabupaten Tapin, Dekopinda Kabupaten Tapin, Dekopinwil, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan serta Dukungan dari Bapak Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan telah diterimanya Penghargaan Jasa Bakti Koperasi ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada Gerakan Koperasi Kabupaten Tapin untuk lebih maju lagi....Firnadi



Selasa, 18 Maret 2014

Keramik Hias Tapin - Kalsel


Binaan Dekranasda Kabupaten Tapin

Rabu, 19 Februari 2014

PEMBIAYAAN KEPADA KSP/USP-KOPERASI DAN ATAU KJKS/UJKS KOPERASI PRIMER

TUJUAN
  1. Memperluas akses pinjaman/pembiayaan kepada UMK melalui KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop;
  2. Memperkuat permodalan KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi dalam melayani pemberian pinjaman/pembiayaan kepada UMK;
  3. Memperkuat peran KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop dalam mendukung upaya perluasan kesempatan kerja dan pengentasan kemiskinan.

SASARAN
  1. Terealisasinya pemberian pinjaman dari LPDB-KUMKM kepada KSP/USP-Koperasi, dan KJKS/UJKS Koperasi;
  2. Terwujudnya peningkatan volume usaha KSP/USP-Koperasi dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi serta terciptanya lapangan kerja.

KRITERIA CALON PENERIMA PINJAMAN KSP/USP-KOPERASI PRIMER DAN/ATAU KJKS/UJKS-KOPERASI PRIMER DAN UMK KSP/USP-KOPERASI PRIMER DAN/ATAU KJKS/UJKS-KOPERASI PRIMER
  1. Telah berbadan hukum;
  2. Berpengalaman menjalankan usaha simpan pinjam sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun; terutama terkait dengan tujuan penggunaan pinjaman/pembiayaan dan memiliki kinerja baik selama 2 (dua) tahun terakhir yang ditunjukan dengan :

  1.  Memperoleh SHU yang positif;
  • Melaksanakan RAT;
  • - Melayani jumlah anggota paling sedikit 20 orang;
  • - Untuk seluruh Pinjaman/Pembiayaan atau dalam bentuk lainnya, dengan plafond di atas Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah), harus dilengkapi dengan laporan keuangan audited minimal 2 (dua) tahun terakhir, dengan opini “minimal wajar dengan pengecualian”;
  • - Bersedia menandatangani surat perjanjian secara notariil;
  • - Pinjaman/pembiayaan yang diberikan oleh LPDB-KUMKM kepada KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop adalah pinjaman/pembiayaan dengan pola executing, dimana risiko kegagalan atas pinjaman/pembiayaan tersebut menjadi tanggung jawab KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop.
USAHA MIKRO DAN KECIL
1. Menjalankan usaha produktif;
2. Memenuhi kriteria Usaha Mikro atau Kecil sesuai peraturan perundangan yang berlaku;
3. Usahanya layak sesuai penilaian KSP/USP–Koperasi Primer; dan/atau 1 / 3 Pembiayaan Kepada KSP/USP Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS Koperasi Primer KJKS/UJKS-Koperasi Primer;
4. Bersedia memenuhi persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh KSP/USP–Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer.

KETENTUAN PINJAMAN KETENTUAN PINJAMAN DARI LPDB–KUMKM KEPADA KSP/USP–KOPERASI PRIMER DAN/ATAU KJKS/UJKS-KOPERASI PRIMER
1. Pinjaman diberikan atas dasar analisa kelayakan usaha;
2. Penggunaan pinjaman untuk modal kerja bagi KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer;
3. Jumlah pinjaman/pembiayaan sesuai kelayakan usaha;
4. Jangka waktu pinjaman paling lama 5 (lima) tahun;
5. Tingkat suku bunga/jasa pinjaman sesuai dengan tarif yang disetujui oleh Menteri Keuangan;
6. Bunga/bagi hasil pembiayaan dibayarkan secara bulanan sampai dengan pinjaman/pembiayaan dilunasi, yang disetorkan ke rekening jasa LPDB-KUMKM;
7. Pembayaran angsuran pokok pinjaman/pembiayaan dilakukan paling lama setiap 3 (tiga) bulanan sampai dengan pinjaman/pembiayaan dilunasi, yang disetorkan ke rekening pengembalian pokok dana bergulir LPDB-KUMKM;
8. Pinjaman/pembiayaan yang diterima oleh KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer harus disalurkan kembali kepada UMK dalam jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) hari kalender terhitung sejak diterimanya dana bergulir dari LPDB-KUMKM pada rekening KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer, yang dibuktikan dengan laporan tertulis tentang realisasi penyaluran pinjaman/pembiayaan yang ditandatangani oleh Pengurus KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau
KJKS/UJKS-Koperasi Primer kepada LPDB-KUMKM;
9. Perjanjian Pinjaman/akad pembiayaan antara LPDB-KUMKM dengan KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer dibuat dengan akta otentik.

KETENTUAN PINJAMAN DARI KSP/USP–KOPERASI PRIMER DAN/ATAU
KJKS/UJKS–KOPERASI PRIMER KEPADA UMK
1. Pinjaman diberikan atas dasar analisa kelayakan usaha;
2. Jenis pinjaman/pembiayaan untuk penambahan modal kerja dan atau investasi usaha produktif UMK;
3. Jangka waktu pinjaman/pembiayaan tidak melebihi jangka waktu pinjaman dengan LPDB-KUMKM kepada KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer.
4. Ketentuan pinjaman/pembiayaan mengikuti ketentuan yang berlaku di 2 / 3 Pembiayaan Kepada KSP/USP Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS Koperasi Primer KSP/USP-Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer;

PERMOHONAN PINJAMAN
1. Yang memenuhi persyaratan, dapat mengajukan surat permohonan pinjaman kepada LPDB KUMKM dengan melampirkan kelengkapan sebagai berikut:
- Profil koperasi;
- Proposal pinjaman/pembiayaan yang berisikan antara lain kebutuhan jumlah pinjaman/pembiayaan, rencana pemberian pinjaman/pembiayaan kepada anggota dan pengembalian pinjaman/pembiayaan yang tertuang dalam proyeksi cashflow;
- Kelengkapan legalitas KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop, antara lain photo copy Akta Pendirian dan AD/ART, serta perijinan lainnya;
- Laporan pertanggung jawaban pengurus pada RAT untuk 2 (dua) tahun buku terakhir;
- Photo copy KTP pengurus KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop, sesuai dengan hasil RAT tahun buku terakhir.;
- Laporan keuangan 2 (dua) tahun terakhir bagi KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop yang mengajukan plafond pinjaman/pembiayaan sampai dengan Rp.1.000.000.000,- (satu milyar rupiah);
- Laporan keuangan 2 (dua) tahun terakhir yang telah diaudit oleh Akuntan Publik bagi KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop yang mengajukan plafond pinjaman/pembiayaan Rp.1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) ke atas;
- Photo copy sertifikat penilaian kesehatan KSP/USP-Kop dan/atau KJKS/UJKS-Kop yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang 2 (dua) tahun terakhir.
- Surat permohonan sebagaimana dimaksud, ditembuskan kepada Dinas/Badan yang membidangi Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota/Kabupaten dimana KSP/USP–Koperasi Primer dan/atau KJKS/UJKS-Koperasi Primer berdomisili.